Muslim Kepulauan Bangka Belitung Menanti Kembali Al-Qur’an Wakaf
Bangka belitung terletak berbatasan sebelah utara dengan Laut Natuna, sebelah timur dengan Selat Karimata, sebelah selatan dengan Laut Jawa, dan sebelah barat dengan Selat Bangka. Menurut data BPS, pada tahun 2020 lalu jumlah penduduknya mencapai 1.517.590 Jiwa.
Terkait jumlah tempat peribadatan agama di Provinsi Bangka Belitung ada 730 masjid, 454 musholah, 87 gereja Protestan, 30 gereja Katolik, 48 vihara, dan 11 centiya.
Perjalanan Survey
“Semenjak kedatangan tim BWA pada Juli 2019 lalu dengan membawa 5.000 eksemplar Al-Quran wakaf menggunakan Kapal Wakaf KM JPTN Fatahillah memberi angin segar bagi saudara muslim kita terkhusus yang tinggal di wilayah pulau terluar dan terpencil,” ujar Fakhrudin Halim selaku partner Lapang BWA untuk wilayah Bangka Belitung.

(Distribusi Al-Qur’an dengan Kapal Dakwah JPTN Fatahillah pada 2019 Lalu)
Lanjutnya, alhamdulillah sebanyak 5.000 mushaf disalurkan ke 50 lembaga yang tersebar di daerah Pangkal Pinang, Pulau Lepar, Pulau Nasik, Tanjung Pandang, Teluk Gembira Membalong, dan Pulau Seliu. Penerimanya antara lain pesantren, majelis taklim, masjid, mushala, dan masyarakat.
Saat perjalanan bersama team BWA kami berjumpa dengan Ustadz Tabah, Bendahara masjid Al Hidayah, Belinyu, Bangka Belitung beliau mengatakan, “Dulunya agama kepercayaan masih banyak di daerah ini namun seiring berjalannya waktu mereka belajar Islam dan menjadi muslim, namun dikarenakan kurangnya pengajar yang mengajari mereka, kelihatannya mereka belum memiliki arah yang jelas atas keyakinan Islam mereka ini," ujarnya.

(Kegiatan Distribusi Al-Qur’an untuk Masyarakat Babel)
“Sarana prasarana untuk mengajar di sini juga sangat terbatas, apalagi buku Iqra dan Al-Qur’an. Kalo mencari harus ke toko buku sekalipun ada harganya mahal, kualitasnya gak begitu bagus. Maka dari itu kalo ada sanak di jawa yang merantau jika balik kampung minta dibawakan Al-Quran tapi ya begitu tidak banyak,” lanjut Ustadz Tabah.
Ustadz Tabah juga mengatakan, anak-anak desa Gunung Pelawan, Balinyu saat ini memiliki antusiasme yang sangat tinggi untuk belajar membaca Iqro dan Al-Qur’an. Menurut Tabah, ada orang tua yang memiliki agama “Aliran Kepercayaan” tapi ketika anaknya ingin belajar Islam, tidak ada larangan dari orang tua mereka. "Orang tua mereka tidak melarang, mereka biarkan untuk belajar kepada pengajar, walaupun pengajarnya masih terbatas," tuturnya.

(Distribusi bersama Partner Lapang BWA)
Rencana Project
BWA berencana menggalang 100.000 Al Qur’an wakaf untuk disalurkan untuk saudara-saudara kita di Kepulauan Bangka Belitung mulai dari Mushola, Masjid, Pesantren, Majelis Taklim, TPQ dan rumah penduduk yang belum memiliki mushaf Al Qur’an yang layak.
BWA juga berencana membuat kegiatan pembinaan baca Al-Qur’an di beberapa daerah yang sangat minim kegiatan pembinaan.
Distribusi akan dibagi kebeberapa tahap untuk melihat perkembangan dan pertumbuhan TPQ serta minat baca Al-Qur’an.
Rencananya Al-Qur’an wakaf ini akan diutamakan pembagiannya ke wilayah pulau terluar terlebih dahulu seperti di Pulau Nasik, Pulau Seliu, Pulau Rotan, Pulau Lait, Pulau Lepar, Pangkal Pinang, Kab Bangka, Kab Belitung.
Kami mengajak para wakif untuk mendukung kegiatan ini dengan mewakafkan sebagian dari rizki yang Allah karuniakan. Semoga kegiatan ini menjadi wasilah kebaikan dan pahala jariyah bagi pihak yang terlibat.
Nilai Wakaf yang Dibutuhkan:
Rp 15.000.000.000 (Lima Belas Miliyar Rupiah / @150.000 per Al-Qur’an + 25.000 Iqra)
Partner Lapang:
Ustadz Fakhrudin Halim & Ustadz Sofyan Rudiyanto
#BWA #InovasiWakaf #WAP #BangkaBelitung #RoadTrip